Mengapa…?? Mengapa…??

TO ALL LONELYNESS SOUL OUT THERE…

MENGAPA …?? MENGAPA…??
——————————-
Pernahkah terfikirkan oleh mu mengapa segalanya berubah?
Mengapa segalanya menjadi lebih menyesakkan dibandingkan sebelumnya…

Mengapa semua cerita indah dan harapan akan kebahagiaan itu kini hanya sekedar sebuah kenangan belaka..
Mengapa semua rasa cinta, simpati, kepeduliaan, perhatian serta pengorbanan itu kini berbalik menjadi
kebencian, kejenuhan, kejengkelan dan keputus-asaan…

Seseorang mengeluhkan mengapa sabahat terbaiknya mampu berkhianat padanya..?
Mengapa uang, wanita dan kekuasaan sering menjadi akar masalahnya..?
Mengapa itu terjadi disaat ia mempercayainya sepenuh hati..?

“Apakah tidak cukup pengorbananku untuknya..?”
“Apakah tidak cukup waktu yang kusediakan untuk mendengarkan semua keluh kesahnya..?”
“Apakah tidak cukup semua perhatian dan waktu yang kusediakan untuknya setiap saat ia membutuhkanku..?
“Apakah tidak cukup aku membelanya dari serangan orang-orang yang hendak menghancurkan dirinya..?
Mengapa…??…Mengapa…??

Seorang istri mengeluhkan mengapa kini suaminya tidak memperhatikannya lagi,
Mengapa waktunya hanya dihabiskan diluar sana bersama teman-temannya..
Mengapa Ibunya selalu mendapat perhatian lebih..
Mengapa hanya saudara-saudaranya yang selalu dibela…
dan mengapa tiada lagi kelembutan serta kata pujian dan ucapan cinta mengalir
dari sela bibirnya seperti dahulu..?

“Apakah aku sudah tidak menarik lagi..?”
“Apakah dia sudah bosan kepadaku..?
“Apakah ada wanita lain..?”
“Pasti ia dipengatuhi keluarganya, pasti ia sudah tak mencintaiku lagi…”
“Ataukah mungkin aku salah memilihnya…benarkah ia Jodohku ?
Mengapa ..??…Mengapa…??

Seorang suami mengeluhkan mengapa kini istrinya tidak lagi semanis dan sesabar dahulu..
Mengapa sebuah pelukan dan ciuman hangat amat mahal harganya..
Mengapa kurangnya sumber pencaharian bisa menjadi petaka..
Mengapa sedikit perubahan selalu berbuah makian..
Mengapa segalanya menjadi tidak cukup pada akhirnya..

“Kemana rasa hormatnya pada diriku..?”
“Akulah yang seharusnya mengatur dan memberikan perintah..?”
“Apakah ada pria lain..?”
“Pasti ia dipengatuhi keluarganya, pasti ia sudah tak mencintaiku lagi…”
“Ataukah mungkin aku salah memilihnya…benarkah ia Jodohku ?
Mengapa..??…Mengapa..??

Seorang anak mengeluhkan mengapa ia terlahir dari rahim orangtua yang
nasibnya “berbeda” seperti rekan-rekannya..
Mengapa orang tua selalu benar..
Mengapa pendidikan harus selalu menjadi yang utama..
Mengapa nilai kebenaran hanya melalui kacamata mereka..

“Tidak bolehkah aku menyatakan penolakan tanpa harus mendapatkan hinaan dan bentakan..?”
“Sampai kapankah aku boleh menentukan apa yang terbaik untuk diriku..?”
“Apakah memang ruang kritik untuk mereka selalu diharamkan..?”
“Benarkah Neraka adalah hasil akhir hidupku..hanya karena tidak menuruti mereka..?

Wahai sahabatku, Inilah wajah kehidupan…

Seorang Pimpinan mengeluhkan bawahannya..
Seorang pegawai meninggalkan atasannya..
Seorang Pengusaha mengeluhkan Kerugiannya..
Seorang pasien mengeluhkan penyakitnya..

Bahkan..

Seorang manusia…mengeluhkan seluruh isi hidupnya..

Dan begitulah selanjutnya cerita ini dihidangkan dalam nampan sejarah..
Berulang kali..dalam milyaran tahun cahaya…
Dalam bentangan memori akashya..

Maka Sahabatku,

Tiada jawaban yang bisa kuberikan padamu..
Tiada obat penawar bagi luka batinmu..
Tiada janji yang bisa kupenuhi untuk memuaskanmu..

karena…

Tiada yang dapat kau lakukan untuk mereka..
sebagaimana mereka juga terikat dalam belenggunya sendiri..
Kini hanya dirimu dan kehampaan serta ketidakpastian..
Merekalah sahabat dan kekasih sejatimu..

Bicaralah padanya….dan perhatikan…
Ia akan mendengarkan semua keluh kesahmu..semua kegundahanmu..
Tak akan ada jawaban yang terlalu menyakitkan untuk kau dengar..

Mengadulah padanya…dan perhatikan..
Ia akan membelaimu dengan kesabarannya..
Selimut ketenangan akan menyapa kedalaman nuranimu..

Lalu mintalah padanya…dan perhatikan..
Ia akan kirimkan kembali berjuta beban dan hantaman yang lebih dahsyat dalam hidupmu..
Beribu halilintar serta badai hebat akan datang kembali di keseharianmu..

Mengapa..?? Mengapa..??

Karena sejatinya tiada yang berubah..
Tiada yang menjadi lebih berat..
Tiada beban yang perlu diangkat..

Semua telah tepat berada pada tempatnya..
Dalam orbit yang sangat sempurna..
Gumpalan jelaga dalam dirilah yang melemahkanmu..

“Aku tak tahu..
Apakah dengan merubah sikap, maka penghormatan akan diberikan..”

“Aku tak tahu..
Apakah dengan bersabar, maka kesulitan pasti sirna..”

“Aku tak tahu…
Apakah dengan jujur, maka kemudahan akan datang..”

“Aku tak tahu…aku tak tahu…Aku tak tahuuuu..”

“TOLOOOOOONG…..SELAMATKAN AKU…..!!!”

Sahabatku…

Kini izinkanlah Badai dan guntur itu datang menghantammu..
Biarkan segala penat dan virus itu menggerogotimu..
Terimalah semua jendela hinaan dan kegelapan…
Dan hancurkanlah setiap keping dirimu yang paling berharga..

Tiada satu pun yang pasti..
Tiada satu pun yang tetap..
Tiada satu pun yang menjamin..

Oleh karena itu..
Bersiaplah untuk mengarungi Samudera luas tiada berbatas..
Disanalah tempat bersemayam bagi semua jiwa yang tenang…
Jiwa yang merindukan keasliannya…kemurniannya…

Halangilah segala cahaya yang akan melalui kedua kelopak duniamu..
Hentikanlah semua kata-kata yang hendak melalui gerbang hatimu..
Tolaklah semua bisikan yang akan merusak pendengaranmu..
Tutuplah semua pintu bagi aroma busuk kehidupan yang akan melenakanmu..
Dan hentikan semua fikirmu…
Serta lupakan segala pertanyaanmu..

Kita adalah bagian dariNya..
Dia adalah segalanya…

Dalam kebutaan, kehampaan dan ketidakpastian kan kautemukan seberkas cahaya..
Cahaya yang menyelimuti segalanya..
Disanalah tempatmu berada..
Bebas dari perbudakan dirimu..

Sahabatku..

BIARKAN SEGALANYA BERAKHIR MALAM INI !!!

TmDapra..
Oct 2010

PS : salutetotheoldsoulwhomademedaretowritethis…

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2 other followers